http://www.idpaytren.info/sitemap.xml 2017-11-13T01:57:38+00:00 always

KERJASAMA PAYTREN DENGAN CELLUM GLOBAL ZRT

KERJASAMA PAYTREN DENGAN CELLUM GLOBAL ZRT



KERJASAMA PAYTREN DENGAN CELLUM GLOBAL ZRT
Penandatanganan kerjasama PayTren dengan cellum global ZRT yang dilaksanakan Budapest-Hungaria alhamdulillah berjalan dengan lancar dan berakhir dengan bahagia untuk kedua belah pihak. Penandatangan kerjasama dilakukan oleh dari pihak PayTren diwakili Direktur PayTren, yaitu Bpk. Hari Prabowo, SE. dan Owner sekaligus Presiden Direktur, yaitu Ust. Yusuf Mansur, sedangkan dari pihak Cellum diwakili oleh Chairman & CEO Cellum disaksikan oleh Bisnis Development PayTren dan Dubes Indonesia yang berada di Hungaria.

Perlu kita ketahui bersama bahwasanya Cellum Globar ZRT merupakan perusahaan multinasional penyedia jasa layanan mobile wallet (dompet berjalan) yang berbasis di Hungaria yang mana memungkinkan bank, operator mobile dan provider yang menawarkan mobile commerce termasuk di dalamnya program bayar-bayar dan program loyalty, salah satunya adalah PayTren yang bergerak di bidang e-commerce atau mobile wallet. Cellum berdiri sejak tahun 2000 dan mulai memperluas jaringan bisnisnya secara internasional tahun 2011 dengan cara mendirikan anak perusahaan di Eropa, Amerika dan Asia yang mana pangsa pasar terbesar di dunia, dan alhamdulilah PayTren dapat bekerjasama dengan cellum untuk mewujudkan impian tercapainya 1 milyar pengguna yang tersebar di 23 Negara. Cellum sendiri transaksinya mencapai 2.000.000.000 transaksi per bulan, dan jumlah ini sangat fantastis, sedangkan PayTren jumlah transaksinya masih 300.000 transaksi per hari dengan nilai antara Rp. 5-10 Milyar, jadi per bulannya ada 9.000.000 transaksi per bulan dengan pengguna aktif 70%, WWWooowww….fantastis bukan ??? Coba bayangkan berapa kali lipatnya PayTren VS Cellum ??? 2.000 kali nya jumlah transaksi, kebayang bukan berapa value atau valuasinya ??? InsyaAllah bisa tembus itu impian valuasi PayTren 20 Trillun.

Dengan adanya mobile wallet, insyaAllah semua program-program yang direncakan oleh PayTren bisa terwujud, termasuk diantaranya bayar parkir, toll, belanja-belanja, bayar listrik baik itu Amerika, Eropa maupun Asia semuanya bisa menggunakan aplikasi PayTren, jadi pengguna aktif di 23 negara tersebut bisa melayani bayar-bayar dan prospek calon mitra PayTren. Bagi Anda mitra pebisnis PayTren yang berada di Luar Negeri atau di luar wilayah Indonesia bisa melakukan transaksi melalui PayTren dan prospek calon mitra asli di Luar Negeri misalnya orang Italy atau Inggris bisa Anda prospek. Coba kebayang juga kan kalau mitra PayTren yang tersebar di 23 Negara tersebut bergerak baik melakukan transaksi dan menawarkan PayTren ke warga asli negara tersebut dan mereka melakukan transaksi ??? InsyaAllah lonjakan transaksinya sangat tajam sekali bisa 10 kali lipatnya 1 tahun ke depan ini menjadi 100.000.000 transaksi.

PayTren sebagai pelopor penggerak fintech (financial Technologi) yang ada di Indonesia karena kita selangkah lebih maju dan lebih dahulu berada di garis paling depan untuk fintech. Indonesia baru akan jalan fintech ini tahun 2017, dan bisnis e-commerce baru menggeliat di tahun 2017 sedangkan PayTren sudah jalan mulai tahun 2014 walaupun berdirinya tahun 2013 yang mana waktu awal masih menggunakan teknologi SMS bukan seperti sekarang ini android dan IOS (apple). Ada beberapa perusahaan di Indonesia juga menggunakan jasa dari cellum ini yang mana dulu akan menjalin kerjasama dengan perusahaan tsb tapi tidak jadi karena dinilai belum siap dengan kapasitas transaksi PayTren yang sangat besar sedangkan perusahaan tsb jumlah transaksinya masih kisaran ratusan sedangkan di PayTren jumlahnya sudah 300.000 transaksi karena PayTren memiliki komunitas yang cukup besar yaitu 1,4 juta, dan alhamdulillah kita langsung bisa kerjasama dengan cellum nya langsung dengan kapasitas transaksinya 2.000 kali nya PayTren. InsyaAllah hari ini direktur dan Ust. Yusuf Mansur serta Bisnis development PayTren akan jalan-jalan lagi menuju ke Inggris untuk melihat perkembangan teknologi dan belajar regulasi menggerakkan transaksi melalui aplikasi PayTren. Tinggal kita tunggu realisasinya untuk ditanamkan di aplikasi PayTren sepulang dari jalan-jalan keliling Eropa.

Mohon doanya semua bagi mitra PayTren di seluruh dunia, sepulangnya dari luar negeri akan ada kejutan-kejutan yang akan muncul di aplikasi PayTren, dan bagi yang belum bergabung dengan PayTren, segera gabung bersama PayTren, ambil posisi start terlebih dahulu sebelum terlambat komunitas PayTren semakin melesat dan Anda masih saja menikmati sebagai konsumen terus, kapan jadi pebisnisnya ? kapan kita bisa menikmati penghasilan dari bayar-bayar ? Yyyuukkk….mulai sekarang kita gencarkan promosi PayTren dimanapun Anda berada di seluruh dunia, gabung PayTren yyyuukk…nikmati cashback dan komisi transaksinya, insyaAllah menjadi pasif income Anda semuanya. Nikamati segera bisnis pembayaran bersama PayTren, solusi cepat dan hemat di bisnis PayTren.
Jangan menunda waktu untuk menunggu bukti dan terus jadi konsumen, tapi jadilah pelaku sejarah dan pelaku penggerak bisnis PayTren … !!!



5 Fakta Bisnis PayTren Yusuf Mansur yang Dibekukan BI, Perputaran Uang Sampai Konsep Syariah

5 Fakta Bisnis PayTren Yusuf Mansur yang Dibekukan BI, Perputaran Uang Sampai Konsep Syariah


TRIBUNNEWS.COM - Layanan isi ulang uang elektronik PayTren milik Ustaz Yusuf Mansur dihentikan sementara oleh Bank Indonesia (BI).
Sebelumnya, BI juga telah membekukan izin uang elektronik tiga e-commerce, Tokopedia, Shoppee, dan Bukalapak.
Berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 16/11/DKSP tanggal 22 Juli 2014 tentang Penyelenggaraan Uang Elektronik, penerbit uang elektronik wajib mendapatkan izin dari BI jika floating fund mencapai Rp 1 Miliar.
Seperti diketahui, PayTren sendiri merupakan perusahaan penyedia finansial berbasis syariah dan teknologi yang dibangun oleh Ustaz Yusuf Mansyur di bawah perusahaan PT Veritra Sentosa International.
Caranya, melalui aplikasi Paytren di ponsel pintar, para member dapat melakukan berbagai transaksi berbasis internet seperti membayar tagihan, bayar listrik, dan beli pulsa.
"Kalau teman-teman ingin bayar listrik, air, pulsa, bayar-bayaran rumah tangga, pribadi, sampai nanti ke sekolah belanja, dan pengeluaran macem-macem dah. Maka menjadi anggota Paytren menjadi wajib! Sebab nanti sambil bayar, malah dapet duitnya," jelas Ustad Yusuf Mansuf, Presiden Director PT Veritra Sentosa Internasional seperti yang dikutip dalam situs resminya.
Lantas mengapa PayTren dibekukan oleh BI?
Berikut Tribun Jabar rangkum 5 Fakta investasi PayTren yang diusung oleh Yusuf Mansur.
1. Telah mendapat sertifikat dari MUI
Dalam memulai bisnis Paytren, Ustaz Yusuf Mansur sudah mengantongi sertifikat industri keuangan syariah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Melansir KONTAN, Ustaz Yusuf Mansur mengaku tengah melengkapi berbagai persyaratan izin bisnis financial technology (Fintech).
"Kami sedang proses tahap akhir untuk izin e-money dari Bank Indonesia. Ditambah sekalian memasukkan perizinan lain biar lengkap selengkap-lengkapnya, yaitu layanan keuangan digital (LKD), payment gateway, remittance dan money changer," kata Yusuf Mansur, Senin (5/9/2017) lalu kepada KONTAN.
2. Mengusung konsep Syariah
Melalui website resmi PayTren, Yusuf Mansur mengaku membangun bisnis ini dengan cara pendekatan ibadah.
Di mana ibadah yang ia dan tim tunjukkan lewat sistem pasar modal syariah.
Hal itu juga dijelaskan oleh Yusuf Mansur pada teleconfrence singkat dari Paris, Prancis beberapa waktu lalu.
Ia mengaku prinsip bisnisnya dikuatkan pula oleh prinsip ibadah dan dakwah agar sistem ini berjalan sesuai syariat agama islam.
3. Yusuf Mansur sempat dilaporkan ke polisi soal investasi lain
Sebelum muncul Paytren, Yusuf Mansur pernah membangun bisnis investasi Hotel Siti dan Condotel Moya Vidi.
Namun, pembangunan bisnis tersebut tak berjalan mulus.
Yusuf Mansur sempat dilaporkan ke Polda Jatim atas tuduhan penipuan kepada nasabahnya.
Program investasi itu ditawarkan pihak Yusuf Mansur pada 2013 lalu yang menawarkan investasi berbentuk sertifikat dengan harga Rp 2,75 juta per lembar sertifikat.
Melansir Kompas.com, belakangan program itu dinilai bermasalah, investasi dialihkan untuk bisnis hotel bukan condotel seperti yang disebut dalam perjanjian.
4. Ada dugaan soal perputaran uang di PayTren
Dugaan ini sempat diungkap oleh penulis Ippho Santosa dan Tim Khalifah melalui akun facebooknya.
Dalam tulisan itu, Ippho Santosa mengungkap telah terjadi perputaran uang triliunan ini berkaitan dengan investasi hotel Yusuf Mansur sebelumnya.
Ippho menduga Yusuf Mansur kerap mengganti rugi sendiri setiap kerugiaan yang muncul di investasinya.
Namun, dugaan itu langsung dibantah oleh pihak PayTren, yakni Hari Prabowo sebagai Managing Director of Treni.
Hari Prabowo mengungkap PayTren bukan hanya semata bisnis yang diukur dengan uang.
Ia mengaku PayTren tumbuh karena banyak yang bersyukur menjadi bagian bisnis ini dan banyak pula yang mendoakannya.
Lewat instagram miliknya, Hari melanjutkan selama ini PayTren telah mendapat kemudahaan dan terhindar dari hal-hal negatif.
5. Pembelaan Yusuf Mansur Soal Paytren di Media Sosial
Pemberitaan soal Bank Indonesia yang resmi bekukan Paytren sedang viral di internet.
Selain Paytren, ada tiga jenis uang elektronik yang resmi dibekukan juga, di antaranya uang elektronik yang dikeluarkan Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee.
Menanggapi pemberitaan itu, Yusuf Mansur ternyata tak tinggal diam.
Ia menulis pembelaan soal Paytren lewat instagram miliknya.
Yusuf Mansur mengaku bisnis Paytren bukanlah bisnis penipuan, namun bisnis karena Allah. Paytren juga membantu membuka peluang usaha bagi masyarakat Indonesia dan dunia.
Lebih lanjut, ia mengaku inovasi Paytren mengambil manfaat dari era digital dan membagi manfaat itu kepada banyak orang.
Ustaz kondang ini pun menjelaskan ciri khas PayTren yang tak hanya menjadikan banyak orang sebagai pengguna saja, tetapi juga sebagai pebisnis.
Artinya, PayTren saat ini telah membuka lapangan pekerjaan dan usaha sebanyak jumlah mitra yang telah terkumpul. (Amalia Qisthyana Amsha)

Paytren Disebut Paling Cepat Respons Aturan BI

Paytren Disebut Paling Cepat Respons Aturan BI

Bank Indonesia

VIVA.co.id  Bank Indonesia menghentikan sementara layanan pembayaran Paytren milik Yusuf Mansyur karena saat ini belum memiliki izin beroperasi. Saat ini, yang bersangkutan tengah memproses perizinan kepada otoritas sistem pembayaran.
Direktur Program Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Pungky Purnomo Wibowo mengungkapkan, penghentian operasional layanan isi ulang uang elektronik tersebut akan dilakukan sampai proses perizinan rampung.
“Iya (dihentikan), sampai proses perizinan selesai,” kata Pungky di Jakarta, Jumat 6 Oktober 2017.
Berdasarkan Surat Edaran BI Nomor 16/11/DKSP tanggal 22 Juli 2014 tentang Penyelenggaraan Uang Elektronik, penerbit uang elektronik wajib mendapatkan izin dari bank sentral jika floating fund atau dana mengendap mencapai Rp1 miliar. Dalam hal ini, Paytren masuk kategori tersebut.




Selain itu, transaksi yang dilakukan Paytren bersifat open loop, atau melibatkan merchant lain sama seperti uang elektronik yang diterbitkan oleh sejumlah perbankan. Transaksi seperti ini biasanya bisa digunakan tidak hanya di perusahaan yang menerbitkannya.
Proses penghentian sementara layanan Paytren pun berjalan selama 35 hari, terhitung sejak semua persyaratan dilengkapi seutuhnya. Namun dibandingkan perusahaan penerbit lainnya, Paytren merupakan salah satu yang disebut paling cepat tanggap akan aturan tersebut.
“Dia yang paling cepat merespons peraturan BI dengan cepat dan bertanggung jawab,” katanya.
Sebelum Paytren, bank sentral pun telah membekukan sementara layanan uang elektronik yang diterbitkan tiga perusahaan e-Commerce lainnya seperti TokoCash milik Tokopedia, ShoopePay milik Shoope, dan BukaDompet milik BukaLapak

IPB Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Yusuf Mansur

IPB Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Yusuf Mansur

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Rektor IPB Prof. Dr. Herry Suhardiyanto dan Presiden Director PT. Veritra Sentosa Internasional, Yusuf Mansur.
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Institut Pertanian Bogor (IPB) dan PT. Veritra Sentosa Internasional sepakat untuk mengadakan kerjasama dalam bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Melalui kerjasama ini, PT. Veritra Sentosa Internasional menawarkan sebuah kartu transaksi pembayaran yang dinamakan 'Kartu IPB Page'.
Kartu ini digunakan untuk transaksi pembayaran instrumen dalam kampus, pembelian tiket pesawat, pembayaran di supermarket, parkir. Selain itu, kartu ini bukan saja bisa digunakan di dalam negeri saja, tetapi juga di luar negeri.
Rektor IPB Herry Suhardiyanto mengatakan menjalin kerjasama dengan perusahaan penyedia layanan teknologi perantara transaksi terbaik melalui pembentukan komunitas dengan konsep jejaring, merupakan keuntungan besar bagi perguruan tinggi mana pun termasuk IPB. Kerjasama ini merupakan tanggungjawab dan konsekuensi penting dari kepercayaan yang sudah ditanamkan.
“Semakin dalam kepercayaan, maka semakin tinggi tanggungjawab yang harus diemban oleh semua pihak,” ujarnya, Rabu (5/7).
Presiden Director PT. Veritra Sentosa Internasional, Yusuf Mansur menjelaskan, PT Veritra Sentosa Internasional adalah jenis usaha dan pekerja perusahaan memasarkan 'Lisensi Paytren' penggunaan aplikasi/software/perangkat lunak/ teknologi bernama 'PayTren'.
Sistem pemasarannya dikembangkan melalui kerjasama kemitraan/mitra usaha (penjualan langsung) dengan konsep jejaring. PayTren dapat digunakan pada semua jenis SmartPhone khususnya Android (minimal Ice Cream Sandwich) agar dapat melakukan transaksi/pembayaran seperti halnya ATM, Internet/SMS/Mobile Banking, Payment Point Online Bank (PPOB) dan hanya berlaku di lingkungan komunitas tertutup, yaitu komunitas treni/PayTren.

PayTren Menjalin Kerja sama dengan Grab Indonesia

PayTren Menjalin Kerja sama dengan Grab Indonesia


JAKARTA - Grab Indonesia bersama PayTren menjalin kerja sama untuk mengintegrasikan mitra kedua belah pihak. Kerjasama ini memungkinkan membentuk jaringan pengusaha mikro terbesar di Indonesia mencapai lebih dari 3 juta.
Integrasi ini juga ditujukan agar para mitra mendapatkan penghasilan tambahan. Kedua belah pihak berharap kerja sama ini akan meningkatkan kapasitas para pengusaha mikro untuk menggerakkan usaha-usaha baru yang ujungnya akan mendorong pembangunan ekonomi yang berbasis partisipasi masyarakat sebagai pelaku.
"Bermitra dengan Grab merupakan langkah PayTren dalam menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pelaku usaha dunia Financial Technology (Fintech) dan pemberdayaan UMKM yang memang sudah menjadi core business PayTren dalam pemberdayaan umat," kata Founder & Owner PayTren Yusuf Mansur di Jakarta, Rabu (13/12/2017).
Dengan terjalinnya kerja sama ini pula maka pertengahan Januari 2018, para mitra PayTren di seluruh Indonesia dapat merekrut mitra pengemudi Grab melalui aplikasi PayTren dan memperoleh pendapatan tambahan.
Ke depannya, melalui teknologi dan produk yang disediakan oleh Kudo yang dimiliki Grab, mitra PayTren akan semakin memiliki beragam potensi usaha menarik yang dapat membangun semangat jiwa kewirausahaan sekaligus peningkatan taraf kesejahteraan mereka.
"Kami memiliki visi yang sama akan masa depan Indonesia. Jangkauan kemitraan yang dimiliki oleh PayTren sudah nationwide, kami ingin memberdayakan kalangan menengah Indonesia dan membantu mereka memperoleh penghasilan tambahan dengan memanfaatkan ekonomi digital," ujarnya.
Diketahui, ekonomi digital Indonesia, dinilai berkembang pesat seiring tingginya tingkat penggunaan internet, namun karena rendahnya tingkat adopsi rekening bank, banyak kalangan menengah di Indonesia yang belum dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital.
"Sebagai langkah awal, mitra-mitra PayTren dapat memperoleh penghasilan dari pendaftaran para pengemudi ke platform Grab. Kami sangat antusias untuk menjajaki cara-cara alternatif agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia," paparnya.
Dengan begitu, tambah dia, maka para mitra PayTren berkesempatan memperoleh penghasilan tambahan, di mana saat ini agen-agen telah berhasil memperoleh pendapatan tambahan sebesar 30% per bulan.
Copyright © 2015 Paytren - Bisnis Syariah | by Ust.Yusuf Mansur | Published by - Office PayTren